Tuesday, June 14, 2011

review - my sister, my love


Tittle : My Sister, My Love
Country: Japan
Production Company: Toshiba Entertainment
Genre: Romance
Director: Hiroshi Ando
Starring: Jun Matsumoto, Nana Eikura, Yuta Hiraoka, Ayaka Komatsu, Yuko Asano
Length: 122 mins
Date of release: 20th January, 2007
Running Time : 122 minutes







Saya sebenernya agak ngeri waktu nonton film ini. Karena ide cerita film ini mungkin ya? Coba deh bayangin, saudara kembar, oke emang bukan sesama jenis sih (ini kayaknya lebih ngeri :p), tapi tetep aja, mereka kan tetap saudara tapi kok bisa ya saling suka gitu, sampai -maaf- menurut saya level saling suka mereka udah parah pisan =____=
Gimana kabar kalo orang tua mereka sampai tahu?
Agak aneh juga nih film kalo menurut saya. Jangan sampai deh ada kejadian seperti itu. Pas nonton film itu pengen banget rasanya teriak "Hey, kalian itu SAUDARA KANDUNG, KEMBAR pulaaaaa, ingat dong! sadar!". Dan seumur hidup tidak mungkin akan mendapatkan kebahagiaan kan? There's no happy ending in their love story.


Jadi ceritanya, si kembar Yori (Jun Matsumoto) dan Iku (Nana Eikura) sejak kecil emang udah deket banget lah, namanya juga saudara kembar. Dan sewaktu kecil itu si Yori pernah bilang pada Iku bahwa dia akan menjadikan Iku sebagai mempelai wanitanya saat dewasa. Tapi semakin beranjak dewasa Yori semakin bersikap dingin sama Iku, dan Iku yang khawatir tidak tahu harus berbuat apa menanggapi saudara kembarnya yang sangat pintar dibanding dirinya itu. Sebenernya, sikap Yori yang dingin itu merupakan kamuflase belaka, dia sedang berusaha menutupi perasaan sukanya pada Iku. Tetapi gara-gara sahabat Yori yang suka pada Iku, akhirnya Yori udah gak bisa mendem perasaan dia lagi. Yori pun akhirnya jujur sama Iku pas malem-malem waktu dia mau mencuri ciuman dari si Iku (tapi gagal gara-gara si Iku udah bangun duluan :p). Yori bilang sama Iku kalau dia suka sama Iku.Lalu si Yori bilang lagi "Pilih aku atau orang lain, kalau memilihku kamu harus cium aku". Iku sempet kesal dan bilang kalo Yori itu suka seenaknya sendiri, tapi walaupun begitu si Iku tetep cium si Yori dan well, mereka akhirnya pacaran diam-diam.

Selanjutnya, ketika membersihkan kamar mereka berdua (si Yori dan Iku sekamar *uuupsss, pantas sajaaaa =_______=), ibu si kembar ini menemukan keanehan karena gak biasanya tempat tidur si Iku berantakan, padahal tempat tidur si Yori masih rapi.
Akhirnya waktu makan malam, ibu si kembar bertanya pada mereka berdua apakah keduanya sudah mempunyai pacar dan menyuruh mereka berdua untuk kapan-kapan mengenalkan pacar mereka ke sang ibu. Disini Yori berbohong sudah mempunyai pacar sementara Iku bingung menanggapi pertanyaan dari sang ibu.
Gara-gara Yori bohong kalau dia sudah punya pacar, Iku jadi merasa tambah khawatir dan bingung, namun Yori menegaskan lagi pada Iku bahwa Yori hanya suka pada Iku dan dalam pandangan Yori hanya ada si Iku seorang.

And well, that forbidden love tidak akan berjalan mulus. Dari mereka berdua saja sudah timbul kebingungan dan rasa bersalah.

Dan selanjutnya, selanjutnya dan selanjutnya saya emosi ngelihat film ini. Iya sih, saya tahu kalau film Jepang banyak adegan diemnya, tapi entah kenapa ya, film ini berasa bikin saya lebih emosi (well, mungkin karena ide cerita nya itu kali ya?). Dan pokoknya semakin lama, plotnya semakin gak jelas dan aneh. Bahkan saya sampai kepikiran dan sempat mengumpat "Dasar cowok!!! kalau gak mau tanggung jawab dan kalau gak tahu gimana ke depannya kenapa nyari masalah sih???" dan "Dasar cewek!!! kenapa sih gak bisa pikir pake logika? kenapa nurut ama 'perasaan' doang? kalau akhirnya nangis-nangis doang kenapa mau dibikinin masalah sih???" *emosi tingkat tinggi, hahahahaha :p

Dan endingnya, si Yori ngajakin Iku datang ke padang rumput yang sama waktu si Yori bilang mau ngejadiin Iku sebagai mempelai wanitanya. Tapi sayangnya, padang rumput itu sudah nggak ada lagi. Dalam perjalanan pulang, mereka memainkan permainan yang sering mereka lakukan waktu kecil dulu. Mereka maen suit, dan yang kalah harus menggendong yang menang. Iku yang kalah udah capek menggendong Yori, dan ketika suit lagi si Iku ternyata kalah lagi, namun tanpa sepengetahuan Iku, Yori mengganti suit dan sengaja mengalah sehingga dia yang menggendong Iku.
Dan saat itu, si Iku bilang kalau tidak apa-apa jika Yori ingin melepasnya sekarang. Dan Yori bilang " Maaf, Iku. Aku berbohong.... Aku bohong kalau kau akan menjadi mempelai wanitaku. Kita tidak bisa sampai ke sana" dan mereka nangis berdua.
Akhirnya sambil bergandengan tangan sambil menjauh, filmnya end dah... (saya gak ada nangis2nya sama sekali, karena dari pertama saya pikir nih film agak gak normal kali ya :p)

Walaupun sebenernya saya agak bingung dengan endingnya, untuk love story mereka, bisa dipastikan bahwa ini sad ending tapi menurut saya dan untuk kebaikan bersama, termasuk kebaikan mereka berdua (agar tidak terjadi degradasi moral *ceilaaaah gayanya :P) akhir cerita ini merupakan happy ending :))
And yes, they look happy in their way....
Well, there's no one in the world that trully love you except your family.. I really love my family :)


Jun Matsumoto

Jun Matsumoto paling cakep pas maen di 'Kimi wa Petto' soalnya rambutnya keriting :p



Eikura Nana di film ini
sumpahh... mbak cantikkkk :D
Eikura Nana, so sweeeet XD

1 comment:

  1. Sebenarnya film ini bukanlah sekedar cerita biasa. Ini merupakan kenyataan yang sering terjadi di Jepang saat ini. Dibalik ke Kekayaan dan Kemajuan Jepang, terdapat banyak sekali cerita cerita Kelam, Hubungan2 sedarah, Dan Jumlah kasus bunuh diri yang sangat banyak tiap harinya. Itu dikarenakan Jepang adalah negara yang tidak terlalu percaya dengan Agama. Untuk menjadi negara yang maju mungkin agama memang tidak diperlukan, tapi untuk menjadi Manusia yang bermoral Islam adalah satu2nya jalan.

    ReplyDelete