Friday, November 30, 2012

review - warrior baek dong soo

Title: 무사 백동수 / Musa Baek Dong Soo

Previously known as: 야뇌 백동수 / Honorable Baek Dong Soo
Genre: Period
Episodes: 29
Broadcast network: SBS
Broadcast period: 2011-Jul-04 to 2011-Oct-10
Air time: Monday & Tuesday 21:55
Original Soundtrack: Warrior Baek Dong Soo OST
Director:
Scriptwriter: Kwon Soon Gyu (권순규)
Producer: Lee Hyun Jik, Kim Hong Sun (김홍선)

“How can I even dream of such happiness? If you want me to go with you, won’t you complain about my heart? Your sincerity, I won’t forget it for the rest of my life.”
 

SINOPSIS ::
Drama ini mempunyai latar belakang kejadian pada masa Dinasti Joseon yang berada pada masa pemerintahan Raja Jeongjo. Pada masa tersebut seni bela diri masih berkembang dengan pesat dan mempunyai teknik yang original ataupun yang telah bercampur. Cerita dalam drama saeguk ini berputar pada konspirasi Putra Mahkota Sado dan kehidupan Baek Dong Soo dari sewaktu masih berada di kandungan sampai akhirnya menjadi seorang pendekar terkenal di Joseon. Baek Dong Soo adalah seorang prajurit yang menjadi sebuah legenda dalam kehidupan nyata sebagai seseorang yang menciptakan panduan seni bela diri di Joseon dan merupakan pendekar nomor 1 di Joseon. Kelompok-nya membela Raja Jeongjo dan bertarung dengan orang-orang yang berkomplot dengan sebuah organisasi pembunuh misterius yang ingin menjatuhkan dan membunuh Raja.
Baek Dong Soo harus menjadi anak yatim ketika masih dikandungan ibunya, Sang Ayah dikambinghitamkan untuk melindungi Putra Mahkota Sado sekaligus Raja Jeongjo. Setelah lahir keduniapun ia menjadi yatim piatu karena ibunya meninggal sewaktu melahirkannya. Awalnya dia hendak dibesarkan oleh teman baik ayahnya yang bernama Kim Kwang Tae, yang juga merupakan seorang ksatria Raja, seorang pendekar yang sangat terkenal di jaman tersebut karena kepiawaiannya dalam seni bela diri. Kim Kwang Tae yang telah berjanji pada ayah Baek Dong Soo untuk menjaga Baek Dong Soo harus merelakan tangan kanannya untuk melindungi Baek Dong Soo yang masih bayi agar terhindar dari hukuman dimasukkan ke air mendidih. Hukuman tersebut dijatuhkan karena Baek Dong Soo merupakan anak dari seorang pengkhianat (jadi ceritanya di masa itu kalau ada pengkhianat, harus ditumpas sampai anak cucunya dengan tujuan agar tidak ada anggota keluarga yang dapat membalas dendam *sumpah waktu ngeliat adegan yang ini, ngerasa gak banget, bayi mau direbus di air mendidih, ntar mau dijadiin apaaaaa cobaaaaaa, emang mau bikin sop pak?? kejem bener deh ah ~merinding~ .. tapi untung gak jadi ffiiiiuuhhh, gak mungkin jadi juga sih :p)
Setelah kejadian tersebut Kim Kwang Tae pun membawa Baek Dong Soo yang masih bayi untuk berpindah ke negeri Cina. Dia berniat untuk membesarkan Baek Dong Soo disana. Namun ketika dalam perjalanan, Kim Kwang Tae dihadang oleh segerombolan kelompok misterius, kemudian karena mengalami kesulitan berkelahi dengan satu tangan dan menggendong Dong Soo yang masih bayi, akhirnya Kwang Tae meninggalkan Dong Soo di tempat yang dirasanya aman, dan nanti jika dia telah mengalahkan segerombolan kelompok misterius itu dia akan kembali untuk membawa Dong Soo kembali. Namun celakanya, sepeninggal Kwang Tae, Baek Dong Soo yang masih bayi malah diintai oleh serigala-serigala hutan yang kelaparan (berasa tau cerita serigala ini deh, untung si Dong Soo gak pakai jubah merah dan belum bisa ngebawa keranjang makanan, dan untung saja Dong Soo tidak akan k tempat neneknya tetapi ke negeri Cina wkwkwkwkwkwk). Untung saja, ada pemburu lewat (nantinya pemburu yang bernama Hwang Jin Ki ini mempunyai andil yang juga sangat besar dalam drama ini), dan akhirnya dia menyelamatkan Dong Soo bayi dan membawanya pulang ke rumah Huk Sa Mo karena melihat ada kain yang bertuliskan nama Kim Kwang Tae di keranjang bayi tersebut. Huk Sa Mo juga merupakan teman dekat dari ayah Baek Dong Soo dan Kim Kwang Tae. Huk Sa Mo mengira bahwa ada sesuatu yang terjadi dengan Kim Kwang Tae karena yang dibawa pulang hanya Baek Dong Soo bayi saja, sedangkan Kim Kwang Tae yang kembali ke tempat dia terakhir kali meninggalkan Baek Dong Soo terkejut karena dia tidak dapat menemukan bayi tersebut, dia mengira ada sesuatu yang terjadi dengan Baek Dong Soo bayi. Kim Kwang Tae berusaha mencari Baek Dong Soo bayi tapi tidak dapat menemukan bayi tersebut, akhirnya dengan hati yang hancur dia pun meneruskan perjalanan ke negeri China untuk mengembalikan kondisinya dan memperdalam ilmu bela dirinya.


Baek Dong Soo, Yeo Un, Cho Rip (masa kecil)
Baek Dong Soo, Yeo Un, Cho Rip (masa dewasa)

Baek Dong Soo bayi diasuh oleh Huk Sa Mo. Sewaktu kecil Baek Dong Soo sering dicemooh orang karena dia mengenakan baju bambu si seluruh tubuhnya yang berguna untuk membuat tubuhnya lebih tegak. Hal itu terjadi karena sewaktu dalam kandungan, karena ibunya ingin melindungi Baek Dong Soo, dia mengikat perutnya erat-erat sewaktu hamil untuk menyembunyikan kehamilannya agar tidak tertangkap. Sehingga sewaktu lahir, Baek Dong Soo mengalami disorietasi bentuk tubuh karenanya. Namun, seiring berjalannya waktu, akhirnya tubuh Baek Dong Soo berangsur-angsur menjadi normal, apalagi setelah kejadian dia menyelamatkan Hwang Jin Joo dari kebakaran. Hwang Jin Joo ini menyukai Baek Dong Soo, namun mereka harus terpisah sewaktu kecil karena ayahnya, Hwang Jin Ki, adalah seorang perompak yang menyamarkan dirinya sebagai pemburu, sehingga mereka berdua harus selalu berganti-ganti tempat agar tidak tertangkap oleh polisi pemerintahan.







Yeo Un kecil merupakan putra dari teman Kim Kwang Tae juga, yang nantinya dipercaya akan menjadi pembantai dan pembunuh sadis  karena diramalkan mempunyai takdir untuk menjadi seorang pembunuh dan tatapan mata yang tajam laksana pembunuh (*ceritanya ayahnya itu kayak peramal gittu, dia tahu kalo nanti anaknya akan jadi pembunuh). Ibu Yeo Un meninggal karena melindungi Yeo Un bayi yang hendak dibunuh ayahnya. Dan karena suatu hal ayah Yeo Un meninggal *bunuh diri sebenarnya *adegan ini wajib ditonton), sehingga Yeo Un kecil yang kehilangan ingatannya atas kejadian itu akhirnya tinggal bersama Huk Sa Mo, setelah sebelumnya telah mengikuti jalan dari Chun, seorang pembunuh bayaran dari organisasi pembunuh bayaran Heuksa Corong dan bersedia mengabdikan dirinya pada pembunuh bayaran tersebut. 
Walaupun hubungan perteman Baek Dong Soo kecil dan Yeo Un kecil sangat aneh, hal itu dikarenakan Baek Dong Soo yang tidak pernah mau kalah oleh siapapun termasuk Yeo Un, apalagi dalam hal seni bela diri, tetapi mereka berdua sangat dekat. Ye Un kecil dan Baek Dong Soo kecil pun bersama-sama mengikuti pelatihan untuk menjadi laskar kepercayaan Pangeran Mahkota Sado. Pada saat dalam upaya ini mereka bertemu dengan Yang Cho Rip , yang nantinya juga akan menjadi teman mereka. Konflik muncul ketika organisasi pembunuh bayaran yang dibacking oleh negeri China mulai menargetkan untuk membunuh Pangeran Sado yang mulai mencari buku perang yang dipercaya dapat melepaskan Joseon dari Dinasti Ming. Disnilah nanti awal mulai terdapat konflik antara Baek Dong Soo dan Yeo Un. Yoo Ji Sun, anak seorang perdana menteri yang memiliki hubungan dengan keluarga raja membawa buku yang sedang dicari Putera Mahkota Sado yaitu “Buku Perang Ekspedisi Utara“. Buku Perang Ekspedisi Utara adalah sebuah peta yang menjelaskan tentang rute atau jalan rahasia untuk negeri Joseon jika dia ingin terbebas dari Dinasti Ming. Yoo Ji Sun mempunyai beban yang sangat berat karena dia harus menjaga buku yang begitu rahasia di umurnya yang masih muda. Baek Dong Soo nantinya jatuh cinta pada Yoo Ji Sun dan berusaha untuk mendekati Yoo Ji Sun. Begitu pula dengan Yeo Un, tanpa dia sadari, dia juga mulai jatuh cinta pada Yoo Ji Sun. So how the story will go? Well, it's consist of 29 episodes, and i think you must watch the drama yourself, because the drama is really good to watch!!! Love this drama overally ^^



CAST ::
Ji Chang Wook as Baek Dong Soo
-          Yeo Jin Goo as young Dong Soo
Yoo Seung Ho as Yeo Un
-          Park Gun Tae as young Yeo Un
Yoon So Yi as Hwang Jin Joo
-          Lee Hye In (이혜인) as young Jin Joo
Shin Hyun Bin as Yoo Ji Sun
-          Nam Ji Hyun as young Ji Sun
Choi Min Soo as Chun
Jun Kwang Ryul as Kim Gwang Taek
Park Joon Gyu as Huk Sa Mo
Park Won Sang as Jang Dae Pyo
Lee Jin Ah as Jang Mi
Oh Man Suk as Crown Prince Sado
Yoon Ji Min as Ji
Park Chul Min as In
Jun Gook Hwan as King Yeongjo
Geum Dan Bi as Queen Jungsoo
Lee Won Jong as Hong Dae Joo
Jung Ho Bin as Im Soo Woong
Ahn Suk Hwan as Seo Yoo Dae
Kim Dong Gyoon as Boo Gwan
Choi Jae Hwan as Yang Cho Rip
Shin Dong Woo as young Cho Rip
Uhm Hyo Sup as Baek Sa King
Kim Hee Jung as Park sshi
Lee Kye In as Yeo Cho Sang
Sung Ji Roo as Hwang Jin Ki
Kim Da Hyun as Kim Hong Do
Kim Eung Soo as Yoo So Kang
Ji Yoo as Jang Mi So
Kang Sung as Hong Sa Hae
Choi Yoon So as Goo Hyang
Kim Ji Min (김지민) as Ma Jang
Hong Jong Hyun as Jung Jo
Kim Joon Hyung as Hong Myung Joo
Choi Yoo Sung (최유성) as Haeng In (cameo)
Jo Woo Jin (조우진)
Jung Jae Hoon (정재훈)
Lee Shi Un

KOMENTAR ::
Well, i rather disappointing  about the ending of the story (it's mean that i'm really frustrated about the ending of this drama), but overally, okaaay, i love this drama!!!

Cerita drama saeguk ini berkisar mengenai Baek Dong Soo dari sewaktu lahir sampai akhirnya menjadi pendekar terkenal di Joseon yang dipercaya untuk melindungi masa depan dari negara tersebut (berasa Superman atau Batman gitu ya hahaha). Walaupun menjalani kehidupan yang sulit, namun dia mampu menghadapi semua hal dengan tingkat kepercayaan dirinya yang tinggi sehingga dia menjadi salah satu orang penting Joseon kala itu. Dan semua cerita tentang dia bermulai dari hubungan dengan kesalahan penuduhan terhadap ayahnya yang dianggap sebagai pengkhianat. Konflik yang dihadapi oleh Baek Dong Soo ini adalah bagaimana cara dia dalam melindungi semua orang yang dia cintai dan juga keinginan dia agar Yeo Un, sahabat dekatnya yang telah menjadi pembunuh bayaran kembali lagi kepada dirinya.

Oke, sebenarnya dari awal pertama, siapapun yang nonton film ini, maka harus bersiap-siap meneteskan air mata, kalaupun memang Yeo Un benar-benar akan mati di tangan Baek Dong Soo *Oh My God, i have knew the ending of this sad story from first I watched the early episodes. Dan sejujurnya, sebenarnya, saya pribadi pengen akhir yang lain dari apa yang bakal diduga oleh orang-orang ketika menonton awal-awal episode dan berharap penulis lebih kreatif. But well, that's the end of story. Puas atau tidak.

Dalam drama ini kamu akan menemukan banyak aktor aktris yang oke, fighting scene yang keren, akting yang keren, tokoh misterius yang keren, beautiful scene and sceneries, plot yang walaupun akhirnya terduga namun proses dari menuju sebuah akhir cerita itu saya pikir juga lumayan *meskipun sebenarnya banyak part2 mengesalkan yang bikin saya agak frustasi dan juga  soundtrack yang menggambarkan suasana hati pemeran saat itu. So many things that will you love in this Saeguk Drama. And by the way, saya suka banget soundtrack ketika sedang diperlihatkan Heuksa Chorong Chun dan Kim Kwang Tae scene.
Heuksa Chorong Chun dan Kim Kwang Tae
Walaupun sebenarnya kalau ditelusuri lagi masih banyak jalan cerita yang tidak menemukan penyelesaiannya *dan agak membuat saya frustasi ketika menonton film ini. Contohnya seperti mimpi Pangeran Sado untuk melepaskan Joseon dari Dinasti Ming yang tiba-tiba terlupakan seketika setelah Pangeran Sado telah wafat dan Dong Soo menghancurkan peta yang tergambar di punggung Ji Sun. Maksud saya, apa yang ditunjukkan disini hanyalah harapan Pangeran Sado saja setelah dia meninggal? Dan kenapa tidak ada penyelesaian yang berhubungan dengan wasiat dari Pangeran Sado tersebut. Jadi, apa peran Baek Dong Soo dalam wasiat Pangeran Sado ini? Bukankah akhirnya dia yang merusak peta yang diimpikan dan berusaha dijaga oleh Pangeran Sado?
Kemudian juga Hwang Jin Joo kecil yang membuat marriage proposal pada Baek Dong Soo kecil untuk menikahinya ketika dewasa nanti. Kenangan masa kecil itu menurut saya merupakan sesuatu yang heartbreaking walaupun akhirnya keduanya bahagia dengan pasangannya masing-masing. Tetapi apakah itu tidak terlalu membuat penonton berharap untuk menyaksikan cerita cinta yang terjadi antara Baek Dong Soo dan Hwang Jin Joo. Well, saya tahu kalau dari awal cinta Hwang Jin Joo bertepuk sebelah tangan tetapi jujur saya lebih suka  tokoh Hwang Jin Joo daripada Yoo Ji Sun.

Baek Dong Soo merupakan tokoh yang sangat menyenangkan dan optimis, terlepas dari sikapnya yang kadang seperti idiot dengan tingkat kepercayaan dirinya yang super tinggi. Dia selalu berusaha untuk melindungi orang-orang yang dia sayangi, dan pertemanannya dengan Yeo Un sangat menyenangkan untuk dilihat, antara tidak mau kalah dengan sahabat baiknya itu dan juga menyayangi sahabat baiknya itu.

Yeo Un yang penyendiri layak mendapat gelar silent hero dalam drama ini. Memenuhi jalannya sebagai seorang pembunuh bayaran dan keinginan dia untuk selalu melindungi orang-orang yang dia sayangi sangat menyedihkan untuk ditonton. Konflik batin yang terjadi dalam dirinya sangat menyedihkan. Perlakuan yang dia dapat pun membuat penonton yang menonton akan sangat merasa bahwa hidupnya sungguh ironis dan tragis. Bahkan akhir hidupnya yang menurut saya sangat kejam membuat saya tidak sanggup menonton lagi (by the way, untung pas Yeo Un mati itu episode terakhir :p). 











Hwang Jin Joo merupakan tokoh perempuan yang saya suka dalam drama ini, saya suka aktingnya. Akting menangis dan yang selalu khawatir pada keluarganya membuat saya lebih menyukai peran ini. Saya suka saat part dimana Hwang Jin Joo akhirnya menemukan orang tua kandungnya yang sebenarnya dan saat Chun menganggap Jin Joo sudah seperti anaknya. Namun, saya sedih ketika akhirnya kedua orang tuanya mati dan Chun (The Lord Sky of Heuksa Chorong) juga mati. Sedih banget saat itu... Dan sampai berakhir, saya berharap tidak terjadi apa-apa pada Hwang Jin Ki, ayah angkatnya. Saya tidak sanggup kalau Hwang Jin Ki juga mati *double kill T___T (sambil lirik2 Yeo Un)



Yoo Ji Sun, entah kenapa saya tidak suka dengan karakternya dari pertama kali melihat dia. Saya juga tidak terlalu suka dengan aktingnya yang menurut saya terkesan agak datar *well, mungkin memang disitu karakternya datar tapi tetap saja buat saya gak ada gregetnya. Menurut saya agak mengecewakan. Banyak atau tidaknya dia diperlihatkan dalam scene drama tidak terlalu berpengaruh besar pada penilaian akting saya terhadap dia, walaupun dia adalah peran utama perempuan disini. Dia hanya beruntung karena Baek Dong Soo dan Yeo Un sama-sama menyukainya. Dia hanya beruntung karena peta itu tergambar di tubuhnya sehingga Baek Dong Soo dan Yeo Un berebutan untuk berusaha melindungi Ji Sun.
Saya lebih suka kalau semisalnya Baek Dong Soo jadi sama si Hwang Jin Joo, lebih serasi saja sepertinya. Tapi ketika ada pelukis yang aneh itu, saya pun mengurungkan niat saya. Bagus deh ya kalau semisalnya Hwang Ji Joo nanti jadinya sama pelukis itu saja.

Kalo saya pikir-pikir lagi inti cerita ini memang sebenarnya adalah memeperlihatkan konflik yang terjadi antara Baek Dong Soo dan Yeo Un, dimana dua sahabat itu ternyata berbeda jalan. Yang satu golongan putih yang satu golongan hitam. Tentang pengkhianatan seorang sahabat dan konflik batin yang terjadi karena pengkhianatan yang sebenarnya tidak diinginkan itu.
(yang jadi Yeo Un adalah orang yang sangat cakep itu (Yoo Seung Ho :p), saya suka drama ini bukan cuma karena ada Yoo Seung Ho yaaa, beneran deh hahahahaha). 
Yang jelas Ye Un ganteng banget, Ye Un ganteng banget. Saya paling suka Yoo Seong Ho di film ini (balada suka sama cowok berambut panjang yang cantik). Ye Un ganteng banget (*sebenernya pengen banget nyoret kata ganteng jadi kata cantik aja, lebih tepat soalnya :p)
Akting Yoo Seung Ho keren, saya suka banget, walaupun saya rasa seharusnya dia bertanggung jawab karena membuat saya selalu merasa sedih, he really makes me want to cry (T_____T). Kok kasihan banget sih nak kamu nak, pleaseee dong yang bikin cerita (=_=) .. kenapa nasib si Yeo Un musti kasihan kayak gitu. Sengaja banget deh ya.
Dan mengetahui kenyataan dia berperan sebagai orang ketiga yang  nantinya mati-sia-sia-dan-tidak-jadi-sama-siapa-siapa membuat saya semakin sedih (padahal awalnya saya pikir dia cocok ama geisha yang menjadi mata-matanya). Cocok kali mereka dan kayaknya si geisha itu beneran bisa memahami si Ye Un. Sayangnya Ye Un matiiiiii T_____T .. Kasihan Baek Dong Soo musti kehilangan Yeo Un *blame to Yang Cho Rip!!! Blame to him!!!!! Tambah sedih deh cuy... Kenapa coba Yeo Un harus mati?





Sebenarnya saya rasa keseluruhan dari drama ini bagus tapi masih ada yang membuat saya agak kesal karena ceritanya agak aneh. Menurut saya kematian Yeo Un ini sangat tidak adil. Walaupun saya tahu, dalam historical drama ini pasti selalu ada orang yang mati walaupun ita tidak menginginkan kematiannya dalam historical drama ini. Dan kita sebenarnya tidak dapat mengharapkan sebuah akhir yang bahagia tetapi kenapa dalam drama ini saya agak merasa ada yang kacau. Yang menonton drama ini pasti tahu bagaimana menyedihkan dan kesepian hidup Yeo Un. Rasa bersalah pada orang-orang yang dia lukai dan dia berusaha memperbaiki hal itu. Rasa melindunginya yang kuat untuk orang-orang yang dia sayangi. Saya merasa semua hal itu terlupakan begitu saja di akhir cerita, unappreciated and unacknowledged. Ketika semua orang mengelu-elukan betapa hebatnya Baek Dong Soo, Yeo Un tertinggal sendirian dalam kegelapan, although in fact he is a better swordsman, martial artist, strategist, leader, mastermind and a friend. Karenanya, Baek Dong Soo dapat mengalahkan musuhnya. Orang-orang jahat itu selalu berada selangkah lebih depan daripada Baek Dong Soo. Namun Yeo Un selalu berada dua langkah di depan dari orang-orang jahat sehingga dia selalu dapat membantu Baek Dong Soo diam-diam dan melindungi orang-orang yang dia Baek Dong Soo sayangi.  But once again, why he deserved such an unfair and unjustified death? There’s nothing heroic in Yeo Un’s death, it is just a sad and lonely death that he surely doesn’t deserved. And what makes it even sadder is that he died believing that he doesn’t deserve to live -- that his death will makes the world a better place even to his friends. And what’s more disappointing is how everyone seemed to carry on living happily after his death like nothing happen -- like he doesn’t matter at all.  Are production team really desperate to kill one of the characters to give an impact for the ending to make the drama more memorable??!!

Kenapa orang-orang baik harus selalu mati sedangkan orang-orang jahat selalu terlihat mempunyai banyak nyawa? Kenapa Yeo Un harus mati sedangkan antek Heuksa Chorong yang tidak saya suka itu selalu dapat bangkit meskipun telah ditumbangkan berkali kali? Saya tidak suka dengan antek Heuksa Cho Rong yang sungguh tidak penting itu. Tolong dong Kim Kwang Tae, kalau bisa bunuh dia dari awal, tolong bunuh dia please *permintaan aneh dari seorang penonton, habis gimana ya, saya geregetan banget nih soalnya hahahaha.. Tapi kalo dia dibunuh dari awal ntar gak ada pengacau sih. Tapi lumayan lah pas akhir hidupnya dia ada gunanya, sedikit.

Kenapa Ji Sun dapat menentang dan menghadapi takdirnya sedangkan Yeo Un yang berusaha dengan keras untuk menentang takdirnya harus menemui kematian yang sepi dan menyedihkan? Kenapa Hwang Jin Ki yang menghabiskan banyak waktu dalam hidupnya sebagai pembunuh bayaran dan perompak dapat diampuni secara mudah sedangkan Yeo Un yang menghabiskan banyak waktunya untuk menyelamatkan orang-orang secara diam-diam daripada membunuhnya tidak diberikan kesempatan yang sama? Kenapa Dong Soo dapat melindungi setiap orang sedangkan Yeo Un harus mati di tangan Baek Dong Soo? Why bad guys being given the chance to redemp for their sins and died meaningful deaths while the good guys always died broken hearted with unfulfilled dreams?
Apa yang sebenarnya ingin ditunjukkan dalam drama ini? Sangat kontradiktif ketika disebut bahwa seni bela diri harusnya untuk melindungi orang. Tapi apa yang terjadi? Baek Dong Soo menggunakan seni bela diri itu untuk mengakhiri hidup Yeo Un. Yang Cho Rip yang sedari awal diajari seni bela diri dan persahabatan mengkhianati lingkaran persahabatan itu. Mengkhianati Yeo Un. And I think Yang Cho Rip is the worst. Yang Cho Rip, well i really hate this Baek Dong Soo and Yeo Un's friend. Saya gak suka banget sama dia, dia itu sok2an dan membuat semuanya kacau karena tingkahnya yang sok pintar, maksud saya, well Ye Un itu sebenarnya bisa tidak terbunuh, dan dia terbunuh karena kesapahaman semata, tragis gak sih berooooooo???!! And well, it's because of their friends. I don't know why i really angry and i just can pour my angerness to him. Blame all the mistakes to him. Please blame all too him!! I hate him! Dan melihat di akhir cerita dia hidup bahagia sementara kematian Yeo Un terlupakan begitu saja. Dan melihat dia mendapatkan pasangan di akhir cerita setelah mengkhianati Yeo Un membuat saya semakin marah dan ingin melempar dia pakai gelas :( 

Yang membuat saya bertanya-tanya adalah kenapa dalam drama ini diperlihatkan tentang menentang dan memcoba mengubah takdir (nasib) , tetapi yang terjadi adalah sesuatu yang sangat kotradiktif. Tidak ada sesuatu yang heroic pada kematian Yeo Un karena dia dengan mudahnya menyerahkan hidupnya sendiri di tangan Baek Dong Soo, dan menurut saya tidak ada yang heroic pada Baek Dong Soo juga. Saya pikir dia masih seperti anak laki-laki yang belum dewasa yang tidak dapat melakukan apa-apa untuk melindungi orang yang dia sayangi (dalam hal ini Yeo Un). Maksud saya, apa yang salah dengan Yeo Un sebenarnya sehingga dia harus mati? I THINK NOTHING!! To.long.dong.... Dia hanya diramalkan menjadi seorang pembunuh!! Dan sepanjang film itu saya tidak melihat sesuatu apapun yang menjadikan dia tampil sebagai pembunuh. Kemudian kesimpulan yang didapat dari akhir cerita ini adalah untuk membuat dunia (dunia Baek Dong Soo (O.o)) tenteram dia harus dibunuh. Oke, oke, kaleeeem, jadi siapa saja yang sebenarnya dibunuh Yeo Un?? Tragis???!! Hhhhh....


Bonus screen shoot of Yeo Un by mysel (totally totally totally handsome!!!)



































Oh My God, this scene is soooo T___________T


thank you <3

lia_aira382

16 comments:

  1. baca postingan ini seneng bgt deh, hampir semua pndapatnya samaaa ma uneg2+kejengkelan aku pas tamat nonton drama ini (aku nntnnya telat, baru kemarin2,hehe)
    klo menurutku, endingnya bagusan pas Yeo un mati aja lah,jd biar sekalian sedih gitu endingnya,
    daripada maksain happy ending tapi malah jd garing+bikin Yeo Un terkesan terlupakan..duhh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasiiiiih banyaaaaak (^____^)
      seneng ada yang sependapat sama aku juga....
      bener2...
      well, memang sih kebanyakan orang suka akhir bahagia *aku juga :p, tapi tapi tapi ending drama ini seolah agak dipaksakan, kesannya agak menanamkan sugesti ke penonton kalo akhir dari cerita ini adalah 'happy ending'

      Delete
    2. setuju! kesannya yeo un sama sekali bukan pemain dari film itu, apalagi lihat kebahagiaan cho rip yang sebenernya dia yang menyebabkan yeo un harus mati!!

      Delete
    3. well, im really agree with that :3

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Semua yang kamu bilang itu bener!! setelah baca sinopsis nya dan pas liat endingnya, saya kaya orang gila cari siapa yang bisa berpikiran sama dengan saya kalau di cerita ini YEO UN NYA DI LUPAKAN D'X!!!

    saya sebenernya penulis cerita action juga, dan kalau menurut saya juga, ceritanya tuh udah hamper sempurna, hanya saja pas di akhirnya, seharusnya ada makna di balik kematian yeo un, bukan terlupakan begitu saja. termasuk yang cho rip yang terlihat begitu bahagia padahal dia telah berhianat!

    Yang membuat mu hidup, Yang akan membuat mu Mati. pribahasa yang slalu saya pake di ending FF saya kayanya cocok banget sama ni cerita! tapi, tetep... endingnya saya gak terima sama sekali, di tambah yang jadi yeo un itu seung ho! namja yang bikin saya tergila gila dengan korea sejak beberapa tahun yang lalu! maksut tentang memberi maksud kalau seorang pembunuh itu tak memiliki arti yang baik sama sekali, dan niat merubah takdir itu memang semuanya kacau di film ini!! pokoknya 100% setuju banget sama kamu!! Sumfeeeeh.. kita temenan yuk! kayanya fikiran kita sama!!

    kenalin nabila imnida... aku butuh seseorang buat luapin rasa kesal ini suer dech....

    oiya satu lagi, kalau saya boleh kasi tau, saya sebenernya gak suka sama ending bahagia, karena itu juga film ini enak nya cuman di tonton sampai yeo un mati, karena dalam bahasa kasarnya, setelah itu tuh udah gak penting -,-

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf ya aku baru aja baca komen yang ini
      mari kita temenan chingu ^^
      lia imnida...

      bener2 deh yang aku rasain pas kelar nonton film ini tuh cuma satu : kesel, sama yg kyk kamu rasain...
      pokoknya semua perasaan tuh campur aduk, meluap-luap, sampai udah gak tau lagi ngepost apaan, yang penting semua uneg2 bisa keluar hahahaha...
      Tokoh Yang Cho Rip itu menurut aku the worstlah di serial ini, menyedihkan :(

      Samaaa.. aku juga suka Yoo Seung Ho, gak nguatin banget akting dia disitu, satu2nya karakter yang bikin ngerasa kesian plus gak rela di drama ini

      Delete
  4. aku setuju sama kamu.. aku juga lebih suka Baek Dong Soo sama Hwang Jin Joo daripada sama Ji Sun. Jin Joo itu ekspresinya lebih menrik, kalo Ji Sun flat
    walopun aku belum nonton sampe abis, dari awal aku berharap bgt dong soo sama jin joo, tapi karena tau kayak gii\ni, jadi males ngelanjutin deh hehe~
    but thanks sinopsisnyaa. keren ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yeayy, senang ada yang suka Dong Soo - Jin Joo couple jugaaaaak (^^)
      Kamsahamnidaa~~~ :)

      Delete
  5. haduh baru ntn sampe episode 10, baca blog km, aq jd males lanjutin nonton.. maklum aq yoo seung ho addict, jadi kalo ending nya ga enak buat dia, jadi males lanjutin nonton,, gehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah.... malah bikin males lanjutin nonton..
      Fakta ceritanya emang kayak gitu sih, tp yoo seung ho nya ganteng banget kok, gak nyesel kalo lanjutin nonton, apalagi lihat tampangnya yoo seung ho (*.*)

      Delete
  6. Jujur...aku seneng banget baca postingan ini. Komentarnya sama persis dg yg aku rasain. Kesel, marah, sedih, dll. Seneng ternyata banyak jg yg ngerasain hal yg sama. Sejujurnya aku lebih suka ending ceritanya Yeo Woon mati. Tapi yg membuat marah, kematiannya ga ada arti sama sekali. Seharusnya orang2 tau apa yg dilakukan yeo woon selama ini buat melindungi mereka. kesel banget! Yg makin bikin kesel lagi cho rip yg hidup bahagia dan ga ada penyesalan. Dia pikir kenapa yeo woon milih mati? Itu gara2 dia������. Bener-bener the best hero lah Yeo Woon. Dia melindungi tp bahkan ga butuh pengakuan. Dari awal juga udah kelihatan, gimana Yeo Woon yg selalu melindungi Dong Soo dan orang disekitarnya. Kalo ga ada yg tau, harapanku sih paling engga dong soo tau.

    Makasih banget postingannya. Bener-bener melegakan bisa melampiaskan emosi dg baca tulisan ini. Thankyou very much. ������

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama ^^ .. Terimakasih juga sudah baca postingan ini, bisa ada temen buat ngerasa kesel bareng2, krna kebanyakan juga pada ngerasaian hal yang sama *senasibsepenanggungan* #ceileeeh
      Terimakasih ya udah comment disini hehehe \(^^)/
      And btw, maaf, aku gak nonton Naruto jd gak ngertiiii hihihii

      Delete
  7. Oiya, aku ngerasa di awal drama cerita dong soo dan yeo woon kaya naruto dan sasuke. Tapi di akhir kaya sasuke dan itachi. Hehe

    ReplyDelete
  8. Setuju bgt q sma komentarnya Mbk.......gag adil bwt Yeo Woon...
    Pdhl dia g prnh membunuh org yg dia sayang....justru malah bantu Baek dong Soo...sahabatnya....

    ReplyDelete
  9. Maaf nanya nih yah... Ada yg bilang sama aku kalau drama ini awalnya ada adegan homo antara baek dong soo sama yeo woon Tpi sdh dihapus,, katanya adegannya hot bgt... Sulit ku percaya tuh org bener apa bohong yak.. 😂😂😂😂

    ReplyDelete