Wednesday, April 17, 2013

review - can you hear my heart

Tittle: 내 마음이 들리니 / Nae Maeumi Deulrini / Can You Hear My Heart
Chinese Title : 你能听到我的心吗
Also known as: Do You Hear My Heart
Genre: Romance, drama
Episodes: 30
Broadcast Network: MBC
Broadcast period: 2011-Apr-02 to 2011-July-10
Air time: Saturday & Sunday 21:45




SINOPSIS ::

Drama Korea yang mengambil tema lebih kepada kekeluargaan, kasih sayang dan cinta serta keserakahan akan harta dan kekuasaan ini terdiri atas 30 episode. Cukup lama untuk sebuah film korea yang biasanya hanya terdiri dari 16 episode. Dan sejujurnya saya agak bosan ketika menonton episode pertengahan drama ini karena kesan 'flat'nya sangat terasa. Dan kadang saya tinggal untuk menonton drama/dorama yang lain hehehehehe (^.^)v.


Drama ini dibuka dengan kisah semasa kecil tokoh-tokoh utama. Mi Suk kecil (nama kecil Woo Ri) adalah anak perempuan yang bercita-cita menjadi seorang pianis. Walaupun tidak bisa belajar piano dan tidak bisa bersekolah karena keadaan keluarganya yang tidak memungkinkan, namun dia tetap menjadi anak perempuan yang riang, banyak bicara dan sangat menyayangi ibunya yang tunarungu dan tunawicara. Mi Suk kecil ingin menjadi pianis pun hanya karena ibunya pernah berkata bahwa suara Mi Suk kecil seperti suara piano. Mi Suk kecil sangat mengagumi Bong Ma Roo dan ingin sekali Bong Ma Roo menjadi kakaknya. Bong Ma Roo merupakan remaja yang tampan dan pintar sehingga mendapatkan beasiswa karena prestasinya akademisnya. Namun, Ma Roo sangat membenci keluarganya yang miskin dan ayahnya yang mempunyai keterbelakangan mental. Dia merasa malu dan selalu menyesal karena harus terlahir dari keluarga yang keadaannya seperti itu. Bong Ma Roo selalu mengharapkan keluarganya merupakan keluarga yang berkecukupan dan kehadiran ibu yang hangat serta ayah yang dapat diandalkan. Meskipun masih labil, namun sebenarnya di balik semua itu, Bong Ma Roo juga baik hati, walaupun kebaikannya kadang tersembunyi karena dibarengi dengan kemarahannya.

Ayah Bong Ma Roo, Bong Young Kyu mencintai ibu Mi Suk kecil yaitu Mi Suk dan akhirnya mereka berduapun menikah dan menjadi satu keluarga. Mi Suk kecil merasa bahagia karena mempunyai keluarga yang lengkap yaitu seorang nenek, seorang ayah, seorang ibu dan seorang kakak laki-laki. Dan dia pun mempunyai nama baru yaitu Bong Woo Ri setelah sebelumnya selalu dipanggil Mi Suk kecil. Sedangkan Ma Roo menjadi semakin membenci keluarganya karena selain neneknya yang suka mengumpat dan ayahnya yang mempunyai keterbelakangan mental, sekarang di keluarganya ketambahan ibu tunarungu tunawicara dan adik perempuan yang bodoh serta cerewet. Namun, di dalam lubuk hati Ma Roo, sebenarnya dia sangat menyayangi keluarganya, hanya karena pengaruh dari lingkungan dia merasa malu. Dan lama-kelamaan kelembutan dan kehangatan dari Mi Suk serta Woo Ri dapat melelehkan hatinya sedikit demi sedikit.



Berbeda dengan kehidupan Cha Dong Joo, yang terlahir dari keluarga yang kaya raya dari Seoul dan mempunyai perusahaan besar dengan usaha bisnis yang berpengaruh saat itu, Woo Kyoung Group. Segala yang diinginkan dan dibutuhkan Cha Dong Joo dapat terpenuhi. Dia bersekolah di tempat yang elit, dia selalu diantar jemput memakai mobil kemanapun dia mau dan dia juga belajar bermain piano. Cha Dong Joo sangat menyayangi keluarganya apalagi kakeknya yang saat itu sedang sakit keras dan ibunya, Tae Yeon Seok. Dan walaupun ayah Dong Joo yang sekarang, Choi Jin Chul, merupakan ayah tirinya namun Cha Dong Joo tetap menyayanginya dan menganggapnya sebagai ayah kandungnya.


Dong Joo ini tidak sombong karena keadaan keluarganya. Dia tumbuh menjadi anak yang lucu, baik hati, menyenangkan, bertenggang rasa, ramah dan periang. Cha Dong Joo pertama kali bertemu dengan Woo Ri ketika dia pergi menyelinap dari pengawasan keluarganya ke sekolah yang keadaannya sedang sepi karena liburan sekolah. Saat itu Woo Ri sedang bermain piano dengan sembunyi-sembunyi di sekolah dan sejak pertemuan pertama mereka, Dong Joo berjanji untuk mengajari Woo Ri bermain piano. Sedangkan Ma Roo sendiri pertama kali bertemu dengan Dong Joo adalah ketika dia menerima beasiswa dari perusahaan keluarga Dong Joo. Pertemuan pertama dengan Ibu Dong Jo, Tae Yeon Sok, membuat Ma Roo menginginkan sosok ibu yang sedemikian rupa, namun Ma Roo tidak menyukai Choi Jin Chul karena sikapnya yang congkak dan angkuh. Dan pertama kali Dong Joo melihat Ma Roo dia juga sudah menyukai Ma Roo dan menganggap Ma Roo sebagai kakaknya.

Inti utama cerita drama ini berawal ketika ternyata Choi Jin Chul yang sudah dikuasai oleh rasa serakahnya mencabut tabung oksigen yang dipakai oleh kakek Dong Joo, sehingga kakek Dong Joo pun meninggal. Kejadian tersebut dilihat oleh Cha Dong Joo, dan karena shock serta takut terhadap perbuatan ayah tirinya tersebut, Dong Joo pun mengalami kecelakaan yaitu terjatuh dari lantai 2 rumahnya. Dong Joo sempat koma beberapa hari dan janji pertemuannya dengan Woo Ri untuk belajar bermain piano pun kandas. Ketika Dong Joo akhirnya terbangun, ternyata dia divonis tuna rungu permanen. Anak yang ceria itu pun berubah menjadi pendiam dan traumatis. Dong Joo sebenarnya mengingat semua kejadian yang menimpa kakeknya tetapi dia masih tidak dapat menceritakan hal itu pada siapapun karena shock, takut dan depresi *kasian padahal masih keciiiil (T___T).

Tae Yeon Seok yang dilanda kesedihan mendalam karena ayahnya meninggal dan Dong Joo divonis tuli permanen masih harus menanggung kesedihan karena dia tidak sengaja mendengar percakapan Choi Jin Chul dengan Shin Ae (staf kantor yang dulu sangat dia percaya) yang ternyata pernah membina hubungan dan mereka berdua ternyata juga mempunyai anak. Dendam dan kesedihan yang teramat dalam itupun mengubah kepribadian Tae Yeon Seok yang dulunya hangat dan riang menjadi seorang yang dingin dan pendendam.

Pada saat yang bersamaan, ibu Woo Ri, Mi Suk meninggal karena kebakaran yang terjadi di pabrik. Sebenarnya ibu Woo Ri, walaupun tidak bisa mendengar alarm kebakaran, dia sudah mengetahui ada kebakaran di pabrik karena bau asap dan orang-orang sudah meyuruh dia untuk keluar dari pabrik. Tetapi karena melupakan jam tangan Ma Roo yang telah dibelinya sebagai pengganti jam tangan Ma Roo yang dirusakkan oleh Woo Ri, ibu Woo Ri pun kembali ke pabrik. Dan dia pun meninggal di dalam pabrik karena pintu pabrik sudah ditutup atas suruhan Choi Jin Chul yang tidak mau jika kebakaran meluas dan menyebabkan kerugian berlebihan pada perusahaannya.

Ayah Ma Roo yang menuntut kebenaran atas kematian Mi Suk malah dijebloskan ke penjara karena dianggap memfitnah perusahaan. Bong Ma Roo pun mau tidak mau memohon bersimpuh pada ibu Dong Joo untuk melepaskan ayahnya dari penjara dan akan mengikuti apa saja yang diminta oleh ibu Dong Joo. Ibu Dong Joo yang saat itu sudah dipenuhi dendam kepada suaminya karena kematian ayahnya (Kakek Dong Joo) dan kecelakaan yang menyebabkan Dong Joo menjadi tuli pun menyetujui permintaan Ma Roo dan meminta Ma Roo menjadi anaknya. Hal itu dia lakukan karena ibu Dong Joo mengetahui bahwa ternyata Ma Roo adalah anak kandung dari suaminya. Dong Joo sendiri bukan merupakan anak kandung dari suaminya karena ibu Dong Joo menikah dengannya ketika sudah mempunyai Dong Joo dan suami pertamanya meninggal dalam kecelakaan. Karena perjanjian dengan ibu Dong Joo, Ma Roo pun menghilang dari keluarganya.

Tae Yeon Seok berharap dengan kedatangan Ma Roo, akan membuka kembali hati Dong Joo yang terluka. Dan hal itu berhasil karena Dong Joo sangat menyukai Ma Roo dan hubungan mereka menjadi sangat dekat layaknya saudara kandung (*kadang saya pikir mereka maho :))). Ma Roo pun menjadi kakak Dong Joo dan membantu Dong Joo dalam menghadapi kesulitan karena keadaan Dong Joo yang tuli permanen. Tae Yeon Seok mengubah nama Ma Roo menjadi Jang Joon Ha, dan menciptakan kamuflase bahwa Jang Joon Ha merupakan anak dari dr. Jang, dokter keluarga Tae Yeon Seok. Cha Dong Joo merupakan harapan satu-satunya Tae Seok untuk membalas dendam terhadap Choi Jin Cul, disamping memperalat Jang Joon Ha.

Tahun tahun pun mulai berganti, enam belas tahun kemudian, ketiga tokoh utama sudah beranjak dewasa. Jang Joon Ha telah menjadi seorang dokter sesuai dengan cita-citanya waktu kecil. Selain itu Joon Ha pun juga belajar bisnis dan manajemen untuk membantu Cha Dong Joo dan Tae Yeon Seok merebut kembali apa yang telah dikuasai oleh Choi Jin Chul. Scene demi scene pun mulai bermunculan menyesuaikan dengan alur cerita, mulai dari pertemuan pertama Bong Woo Ri dan Cha Dong Joo kembali, pertemuan Ma Roo dan Bong Woo Ri, kehidupan keluarga Bong Woo Ri setelah ditinggal Bong Ma Roo, pembalasan dendamnya, cinta bersegi-seginya dan konflik-konflik yang lainnya. Can you hear my heart. Kisah drama keluarga yang patut disimak. Silahkan ditonton ^^





CAST ::
Extended Cast
(copy from dramawiki)







KOMENTAR ::
Dari segi cerita, sama sih sebenarnya seperti drama-drama korea lainnya. Intinya bercerita tentang keluarga, cinta, pembalasan dendam dan perebutan harta serta kekuasaan. Well, tema yang sudah biasa di drama-drama Korea. Hanya saja setiap drama Korea, walaupun bertemakan hal yang sama, selalu saja dikemas dengan hal yang berbeda. Seperti dalam film ini, diperlihatkan bahwa tokoh utama mempunyai kekurangan secara fisik *dan tetap tampan kkkkk. Dan diperlihatkan apakah dengan kekurangan fisiknya tersebut dia dapat mendapatkan kebahagiaan. Menurut saya drama ini tetap bagus untuk ditonton, apalagi untuk yang suka dengan tontonan yang agak panjang dan yang agak menyebabkan emosi jiwa hahahahahaha. Saya sendiri walaupun agak bosan di pertengahan episode namun saya tetap dapat menyelesaikan drama ini. Dan terus terang, saya lebih excited, sangat excited di 10 episode pertama dan 2 episode terakhir. Dan terus terang, saya benci adegan romantisme antara Cha Dong Joo dan Woo Ri. Terlalu.....hmmmm, ah entahlah. Yang jelas adegan-adegan mereka bersama tidak bisa membuat saya merasa meleleh *halaaah :)). Saya melah lebih suka Boung Kyu - Mi Suk couple dan Seung Chul - Min Soo couple!! Seung Chul - Min Soo couple, kelanjutan cerita dari couple itu malah yang saya tunggu2 XD, kayaknya asik aja ngeliat mereka hahahaha.



Dari segi penokohan dan karakter dari tiap tokoh, saya tidak suka dengan karakter Woo Ri ketika dia telah beranjak menjadi dewasa. Entah kenapa. Mungkin hanya perasaan saya saja kali ya kkkkkk, tapi menurut saya tingkahnya yang innocent itu agak berasa dibuat-buat. Dan saya tidak suka tingkahnya yang kadang plin plan dan merasa tahu segalanya. Namun saya tetap kagum sama dia, walaupun keadaan keluarganya dan dia sedang susah namun dia tetap kuat menghadapinya dan ceria. Rasa sayangnya terhadap keluarganya tidak pernah pudar dan dia selalu bangga terhadap keluarganya. And the sweetest thing is she really honest with her feeling, innocently kkkkk :p.

Saya juga tidak suka dengan akting Tae Yeon Seok, ibu Dong Joo yang kadang lebay dan membuat saya merasa sedang menonton sinetron lokal dimana ketika terdapat adegan marah-marah, pelototan-pelototan mata lah yang ditampilkan. Dan dari semua itu, saya paling emosi melihat Shin Ae, ibu kandung Ma Roo sekaligus anak perempuan Nenek Woo Ri. Entah kenapa ada manusia macam itu di drama ini. Sengaja bikin penonton (seperti saya) emosi kali ya hahahahahaha. Tapi serius, saya berhasil dibuat emosi dengan hanya melihat Shin Ae, selamat drama Can You Hear My Heart!!! Hahahahaha. Penasaran melihat Shin Ae? Silahkan tonton drama ini dan saya jamin Anda akan emosi juga :))

Tetapi secara keseluruhan saya suka akting tokoh-tokoh yang lain, Nenek Woo Ri yang suka mengumpat namun sayang terhadap semua anak dan cucunya, Seung Cheul yang konyol dan bisa membawa suasana menjadi riang gembira, Min Soo yang cantik dan terus terang dalam mengekspresikan perasaannya, Mi Suk yang mempunyai kekurangan namun sangat lembut, Dong Joo yang ceria easy going dan bisa menutupi ketakutannya dan sifat kekanakannya, Ma Roo yang kesepian tersiksa secara fisik dan batin tetapi selalu berusaha bersikap apa adanya (ini tokoh yang kadang bikin jengkel tapi juga kasihan hiks), Young Kyu yang kadang bikin jengkel dan kasihan juga karena keterbelakangan mentalnya dan bahkan Choi Jin Chul yang dingin, jahat dan gila harta. They are great in their acting :) *at least, they success to make me not feel bored kkkkkkkk.

Dalam drama ini, hal yang membuat saya merasa sedih adalah ketika :
  1. Liat neneknya Woo Ri. Apapun adegan yang ada neneknya Woo Ri. Adegan apapun. Adegan dimana si nenek sedang periksa ke rumah sakit tetapi ditinggal oleh Shin Ae dan ketika bertemu dengan Ma Roo si nenek malah dimarah2in padahal dia sudah kesakitan. Adegan ketika dia bertemu Ma Roo diam-diam di taman, adegan-adegan ketika alzhaimernya sedang kumat, adegan ketika dia menggendong Boung Kyu kecil, adegan ketika dia tetap memasak walaupun dia sakit-sakitan. Ah semuanya. Semua adegan bikin sedih. Paling terharu adalah ketika si nenek sedang dibonceng sama Boung Kyu naek sepeda dan mereka bernyanyi bersama. Dan saat Boung Kyu menggendong si nenek. Dan saat Ma Roo menggendong nenek-nenek di akhir cerita dan sempet diangankan jika nenek-nenek tersebut diganti sama neneknya. Huhuhuhuhuhu. 











  2. Dong Joo kecil mengalami kecelakaan dan divonis tunarungu permanen setelahnya. Adegan dia yang depresi dengan keadaannya dan luka yang ditimbulkan akibat menjadi saksi mata kematian kakeknya yang dibunuh oleh ayah angkatnya membuat saya merasa anak kecil ini sedang mengalami masa tragis. Sediiih... Kasiaaaan....
  3. Ketika melihat Jang Joon Ha. Paling sedih ketika Jang Joon Ha kehilangan indra penglihatannya sewaktu menyelamatkan Cha Dong Joo. Kadang saya merasa itu sesuatu yang pantas dia dapatkan meskipun saya tahu Joon Ha menjalani kehidupannya dengan kesedihan dan kesepian, dan dia diperalat. Terlepas dari dia yang tidak mau mengakui keluarganya, entah kenapa saya kasihan dengan tokoh Bong Ma Roo a.k.a Jang Joon Ha. Sediiiiih. Well, saya merasa dia hanya ingin diperhatikan tetapi entah kenapa selalu berakhir dengan adegan menyedihkan. Apalagi kalau matanya udah berkaca-kaca. Ampun mas. Ampun deh. Saya senang dengan akhir yang didapat oleh Jang Joon Ha. Meskipun cintanya tetap bertepuk sebelah tangan, tapi banyak orang yang menyayanginya *bahkan dia mendapatkan 2 ibu. Sosok yang labil kemudian menjadi seseorang yang menyenangkan. Sosok yang menjadi jahat sekejap namun dengan lapang minta maaf dan memaafkan, yay, that's Jang Joon Ha :)

Setting drama ini juga termasuk oke. Well, keadaan 16 tahun yang lalu dan masa sekarang menurut saya sudah tergambar dengan sangat apik. Lokasi, lingkungan, trend, tempat dan lain sebagainya, menurut saya sudah sangat tepat. Tim produksi tidak hanya memikirkan tentang cerita dan aktor saja, tapi juga setting cerita. It is so good to watch how they can managed and filmed in such a beautiful island :).
Dong Joo kecil dan Dong Joo besar

Ma Roo besar dan Ma Roo kecil






Beautiful Island :)

Dan ending dari cerita ini termasuk oke, gak ada yang bikin penasaran dan lain sebagainya. Dan meskipun si nenek meninggal *tapi hal itu sudah dapat ditebak dan tetap wajar karena si nenek sudah sakit-sakitan. Dan meskipun tiba-tiba film ini diakhiri dengan scene sekeluarga piknik bersama dan pemandangan aneh yang terlihat adalah Tae Yeon Seok dan Shin Ae tertawa bersama-sama dan tiba-tiba melupakan kenyataan bahwa mereka pernah berbagi suami wkwkwkwkwkwkwk. 
Okay enough. I think that's still the perfect end from such a family genre. Konflik-konflik terselesaikan, tujuan yang jelas dan diakhiri dengan kondisi yang jelas pula akan tujuan tersebut. Dalam drama ini, kita tetap melihat bahwasanya manusia itu seperti uang koin yang mempunyai sisi jahat dan sisi baik. Dan disini diperlihatkan bahwa semua sisi tersebut juga ada sebab akibatnya. Kenapa Tae Yeon, Seok yang merupakan sosok hangat dan baik hati menjadi seorang yang dingin dan jahat. Kenapa Shin Ae menjadi manusia yang egois dan jahat. Kenapa kisah dalam drama ini begitu rumit. Semua hal ada sebab dan akibatnya. Saya rasa akan ada sisi dari Anda yang memaklumi dan memaafkan cerita dan tokoh dari drama ini. And i just can say that this family genre drama is worth to watch :).


asli, saya suka banget ngeliat hubungan si nenek dengan Bong Kyu *mewek




Gambar nenek, digambar sama Bong Kyu

Saya suka banget ama pemeran dari tokoh-tokoh utama semasa kecil!! Mirip-mirip semua, bahkan tingkahnya, mirip banget..




Namun entah kenapa kalo dari segi muka, saya masih ngerasa Dong Joo kecil lebih mirip dengan Ma Roo dewasa *atau karena faktor rambut??? :p




VOTE VOTE VOTE VOTE ::
Kamu lebih suka yang mana??
Cha Dong Joo




Bong Ma Roo


Personally : I VOTE BONG MA ROO!!!!! (>_______<) ... What about you?




And by the way, saya sukaaaaaaa banget sama Kang Chan Hee, pemeran Cha Dong Joo kecil. Sumpah imuuuuut bangeeeeet itu bocah, imuuuuuut bangeeeeeet!! Pengen punya anak kayak gitu, pengen bawa pulaaaaang, pengen bawa pulaaaaaaaaaaaaaang (>____<) *loh :p. Udah gitu aktingnya kereeen banget, menurut saya dia merupakan salah seorang aktor yang menjanjikan dalam waktu dekat ini dan saya jamin dia bakal jadi cowok ganteng kalo udah gede nanti *aaaaaakkkkk (>0<). Dia ngebikin saya ngerasa gemes dan seneng ketika ngelihat dia bahagia, tapi juga sedih ketika melihat dia sedang depresi. This little child succeeded to make me felt many different emotionals in him. And the conclusion is, okaaay, i just love this little kid too much kkkkkkkk.




















No comments:

Post a Comment